2 Perbedaan Website Statis dan Dinamis [heading]

Ada beberapa hal yang menjadi perbedaan website dan webpage. Namun pada kesempatan kali ini kita akan membahas terlebih dahulu terkait apa yang dimaksud website dan webpage itu sendiri.

Website adalah sekumpulan halaman situs yang berada di dalam subdomain atau domain pada jaringan WWW (Word Wide Web) yang beredar di internet. Sementara webpage artinya adalah suatu halaman yang ditampilkan pada website internet dan dapat menampilkan output berupa tulisan, teks, gambar, video dan suara.

Karena itu bisa dikatakan juga bahwa webpage merupakan bagian dari suatu website. Namun meski begitu, antara website dan webpage dapat diidentifikasi perbedaannya. Apa sajakah beda website dan webpage?

Perbedaan Website dan Webpage

Kegunaan yang berbeda

Website dan webpage memiliki fungsi atau kegunaan yang berbeda. Webpage digunakan untuk memuat satu konten yang ditampilkan dalam satu laman baik yang berupa teks, gambar, suara atau pun video.

Sementara website digunakan untuk menampung banyak entitas atau halaman yang saling berkaitan satu sama lain sehingga akan membantu pengunjung menemukan beragam informasi yang berbeda dari halaman atau entitas yang berbeda dalam satu situs.

Koneksi domain

Webpage merupakan suatu halaman yang memiliki alamat URL bergantung pada domain website. Hal tersebut mengakibatkan suatu halaman web pada webpage tidak dapat berdiri sendiri tanpa ditautkan pada domain suatu website. Akses web page juga hanya bisa dilakukan pada domain utama suatu website.

Sementara website merupakan suatu halaman yang tidak perlu tergantung pada alamat halaman website, sehingga website dapat berdiri sendiri dan memuat berbagai jenis konten. Sifat dari website juga jauh lebih kompleks dan mampu menampung beragam informasi yang nantinya akan ditampilkan kepada pengunjung.

Baca juga:  Desain Digital Minimalis: Keindahan dalam Kesederhanaan

Lamanya waktu development

Waktu pembuatan webpage dan website juga berbeda. Webpage dapat dibuat dengan kurun waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan kurun waktu yang diperlukan untuk mengcreate suatu website.

Pengerjaan webpage juga jauh lebih simple sementara pengerjaan website jauh lebih kompleks dan rumit. Hal tersebut karena komponen di dalam webpage lebih sederhana sementara komponen di dalam website memuat berbagai macam unsur yang tak dapat terpisahkan.

Begitu pun dengan proses pengembangan website juga perlu waktu yang tidak sebentar agar performa serta kinerjanya dapat diakses dengan baik dan membuat pengunjung menjadi lebih nyaman.

Tentunya webpage dan website agar kinerjanya mumpuni perlu dioptimalkan. Bagaimana cara mengoptimalkan website dan webpage?

Optimasi webpage bisa dilakukan dengan cara optimasi yang kita kenal sebagai optimasi on page. Beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam proses optimasi webpage adalah mengoptimasi URL melalui keyword, judul, deskripsi halaman, konten yang diupload atau diunggah, menambahkan gambar, mengatur tata letak webpage agar nyaman ketika diakses di PC atau mobile dan sebagainya.

Sementara untuk mengoptimasi website tidak sebatas itu. Optimasi website dilakukan dengan mengoptimalkan load time, user experience, menggunakan keyword dan gambar, serta mengunggah konten berkualitas yang relevan untuk tiaptiap page yang ditampilkan pada suatu website.

Secara keseluruhan, webpage dan website dioptimasi untuk tujuan akhir mendatangkan traffic agar website dengan webpage yang menjadi bagiannya dapat bertengger di urutan pertama mesin pencari. Dengan traffic yang tinggi, situs juga akan lebih mudah untuk dimonetisasi.

Jadi secara singkat, itulah perbedaan website dan webpage. Semoga apa yang kami sampaikan di atas menjadi informasi yang mudah diterima dan dipahami.

Baca juga: Perbedaan Landing Page dan Website yang Perlu Anda Tahu, Apa Saja?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *